Akhirnya hal yang telah lama mengganggu pikiran saya dalam membuat style di obati oleh Roland E-50. Fitur “Alteration Mode” menjadi hal yang paling membantu untuk membuat style yang lebih berkesan manusiawi. Saya tidak tau pasti apakah merk lain memiliki fitur seperti Alteration Mode ini. Disini saya cuma ingin berbagi info tentang fitur ini kepada rekan-rekan yang belum tahu soal ini.
Pada beberapa tahun lalu ketika saya sering membuat style/composer di keyboard Technics KN series dan Yamaha PSR, saya cukup terganggu misal ketika mengisi part rhytim guitar. Contoh saya membuat rhytim guitar pada nada dasar C dengan susunan C – E – G – C.
Ketika style dengan rhytim gitar tersebut dimainkan, saya cukup terganggu ketika pindah chord. Misal ketika pindah ke chord F, rhytim guitar menjadi F – A – C – F, ketika ke chord G menjadi G – B – D – G, atau ke chord A minor menjadi A – C – E – A.
Apa yang mengganggu saya saat itu?????? Saya langsung membayangkan kalau part seperti itu dimainkan langsung oleh pemain gitar, PASTI dia akan sangat kerepotan, setiap chord, harus berpindah fret/posisi yang relatif berjauhan, padahal logisnya, ketika bermain rhytim guitar, biasanya pemain gitar akan menggunakan posisi terdekat dengan chord sebelumnya. Misal jika chord C dimainkan dengan pola C – E – G – C, ketika berpindah ke chord G, umumnya pemain gitar akan memilih untuk memainkan chord G dengan pola terdekat dengan C – E – G – C, yaitu B – D – G – B, bukan berpindah jauh seperti G – B – D – G di keyboard Technics KN/Yamaha PSR tersebut. atau ketika berpindah ke chord F, mungkin mereka lebih memilih pola C – F – A – C dibanding F – A – C – F yang posisinya jauh. Saya tidak memojokkan salah satu merk, tapi inilah yang mengganggu saya ketika memainkan style/composer di beberapa merk saat itu.
Ketika mencoba membuat style di Roland E-50, saya mencoba fitur ALTERATION MODE ini. Fitur ini hanya bisa digunakan secara individual atau bersama-sama di part accomp 1 sampai 6. Ada 2 option yang di berikan yaitu DEGREE dan NEAREST. Saya coba satu persatu.
Pada mode DEGREE, accomp akan berbunyi seperti pola di Technics KN tersebut. pada saat pindah chord, pola akan tetap di pertahankan seperti pola dasar pembuatan accomp tersebut.
Sedangkan pada mode NEAREST, pada saat perpindahan chord, pola accomp akan dibentuk ke pola yang paling dekat dengan chord sebelumnya, layaknya seorang pemain rhytim yang cenderung mencari posisi terdekat.
DEGREE :
Chord C = C – E – G
Chord F = F – A – C
Chord G = G – B – D
NEAREST :
Chord C = C – E – G
Chord F = C – F – A
Chord G = B – D – G
Jika Anda seorang style creator, pasti Anda juga menyukai Alteration Mode Nearest tersebut. karena bisa membantu untuk membuat style yang lebih natural dan manusiawi
Ini sekedar sharing pengalaman saya bersama Roland E-50, dan tidak ada maksud lebih mengunggulkan Roland atau menjelekan merk lain. Harapan saya, andai saja semua merk keyboard menyertakan fitur ini di style editornya, pasti ini akan menjadi fitur yang di sukai para style creator.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.
TERIMA KASIH
ANTONI PASARIBU
antonipasaribu@gmail.com





RSS - Posts