SOLFEGIO STUDIO | www.solfegio.com

Mari Bergabung di SOLFEGIO FORUM | www.solfegio.com

  • Chating

  • SOLFEGIO FORUM

    WWW.SOLFEGIO.COM
    Photobucket
    Klik : SOLFEGIO FORUM

  • Pengunjung

  • Komentar Terbaru

    hedmi noer di 10 Lagu Dangdut Kerinci Terbar…
    Antoni Pasaribu di Teori 1 | TANGGA NADA
    David di Yamaha
    Mastulus di Kebudayaanku di klaim???
    Mastulus di Teori 1 | TANGGA NADA
    fay damanik di Pianis berjari Empat
    PRIE di Buku Tamu
    master manalu di Buku Tamu
    yockie di Album
    Tandiono di Buku Tamu
  • Pengunjung Terakhir

  • Negara Pengunjung :

    free counters
  • Antivirus :

    antivirus
  • SocialVibe


  • Solfegio Studio

  • Komentar yang di boikot

  • Arsip untuk ‘Pengenalan Akord’ Kategori

    Pengenalan Akord

    Ditulis oleh Antoni Pasaribu di/pada 12 Januari 2009


    By Andry Ongkinata

    Kita tentu sering mendengar istilah chord, akord, atau “kunci” dari para pemain musik baik pemula maupun musisi yang sudah profesional. Istilah-istilah tersebut sebenarnya menunjukkan maksud yang sama. Pada pembahasan kali ini saya menggunakan istilah akord.

    Apa itu akord? Akord adalah tiga nada atau lebih yang dibunyikan secara bersamaan. Menurut saya, ada empat akord utama yang harus dikuasai khususnya bagi pemula untuk dapat memainkan berbagai macam lagu. Akord-akord itu antara lain:

    1. Akord Mayor
    Akord Mayor biasanya dituliskan hanya berupa huruf (biasanya huruf kapital) seperti C, D, E, A, dll. Bagaimana cara mencari akord Mayor? Haruskah kita menghafalkan seluruh unsur-unsur nada dari akord mayor? Ada sedikit tips & trick dari saya untuk memperoleh Akord ini.

    Ingat angka ini : 2 + 1½

    Angka-angka di atas menunjukkan interval nada yang digunakan pada akord Mayor (silahkan lihat tulisan saya tentang Tangga Nada).

    2. Akord Minor
    Akord Minor biasanya dituliskan dengan penambahan karakter ‘m’ setelah huruf seperti Cm, Dm, Am, dll. Ada pula yang menuliskan akord minor dengan huruf kecil saja seperti c, d, e, dll yang menandakan akord minor.
    Untuk akord ini,

    Ingat angka ini: 1½ + 2

    3. Akord Diminished
    Akord Diminished biasanya dituliskan dengan penambahan “dim” atau tanda ‘o‘ setelah huruf yang menunjukkan Akord. Contoh: Cdim, A#dim, Do, Go, dll.

    Ingat angka ini: 1½ + 1½

    4. Akord Augmented
    Akord Augmented biasanya dituliskan dengan penambahan “aug” atau tanda ‘+‘ setelah huruf yang menunjukkan Akord. Contoh: Caug, Baug, F+, G+, dll.

    Ingat angka ini: 2 + 2

    Dari angka2 “keramat” di atas dapat diperoleh unsur-unsur nada dari akord. Saya ambil contoh akord ‘C’.
    1. C = C – E – G
    Akord C mayor terdiri dari nada-nada C, E, dan G dimana interval C ke E = 2, dan E ke G = 1½. (Ingat: 2 + 1½).

    2. Cm = C – D#/Eb – G
    Akord C minor terdiri dari nada-nada C, D#/Eb, dan G dimana interval C ke D#/Eb = 1½, dan D#/Eb ke G = 2. (Ingat: 1½ + 2).

    3. Cdim = C -D#/Eb – F#/Gb
    Akord C diminished terdiri dari nada-nada C, D#/Eb, dan F#/Gb dimana interval C ke D#/Eb = 1½, dan D#/Eb ke F#/Gb = 1½. (Ingat: 1½ + 1½).

    4. Caug = C – E – G#/Ab
    Akord C augmented terdiri dari nada-nada C, E, dan G#/Ab dimana interval C ke E = 2, dan E ke G#/Ab = 2. (Ingat: 2 + 2).

    Artikel ini saya kutip dari : http://andryongkinata.wordpress.com/2008/02/29/pengenalan-akord/

    Dan artikel inilah salah satu alasan saya jadikan ini menjadi BLOG KEREN :-)

    Semoga bermanfaat

    Ditulis dalam Pengenalan Akord | Bertanda: , | 4 Komentar »