Yang punya keyboard, umumnya pasti tau apa itu PITCH BEND.
Pitch Bend adalah sebuah tuas yg bergerak vertikal atau horizontal dan berfungsi untuk mengubah (naik/turun) nada yg sedang di tekan oleh tangan kanan. Meminjam istilah pak Asep Sayagiri Pitch Bend untuk TEKUK NADA. Di istilah musik, mungkin lbh tepat kl disebut alat untuk membuat LEGATO:-)
Pitch Bend umumnya di posisikan di sebelah kiri ujung tuts paling kiri. Tapi ada juga keyboard/synth yang meletakkan posisi pitch bend di seblah atas.
Berapa ukuran pitch bend tsb?
pada umumnya, di setiap keyboard, secara default, pitch di set dalam angka +2.
Angka tersebut berarti pada saat tuas pitch bend digeser dalam posisi maksimal, nada akan naik/turun sejauh 2 Tuts, bukan 2 nada. Kl intervalnya adalah 1 nada. Jadi +2 = 2 tuts = 1 nada. Bingung? Baca lg artikel TEORI 1|TANGGA NADA.
Seting pitch bend ini, umumnya bisa di ubah, tergantung fasilitas keyboardnya.
Bagaimana menggunakan Pitch Bend?
tekan 1 atau lebih tuts dengan tangan kanan, bersamaan dgn itu, geser naik/turun/kiri/kanan tuas pitch bend, maka nada yg sedang di tekan tersebut akan berubah naik atau turun dari nada asli sebelum tuas di geser.
Apa kegunaan pitch bend ini dalam permainan musik?
Secara mendasar, pitch bend dibuat agar keyboard bs mencontek tehnik permainan instrumen lain. Misal pada permainan gitar, Anda mungkin pernah mendengar melodi2 gitar di lagu2 Rinto Harahap? Di beberapa bagian, ada nada gitar yang perlahan naik dr 1 nada ke nada berikutnya, nah di teknik main gitar, ini disebut ‘bending’. caranya adalah dengan mengangkat senar (menambah tegangan senar). Untuk mencontek teknik gitar ini, kita menaikkan tuas pitch bend secara perlahan.
Sound Melodi Apa Yang Sebaiknya di Bending?
jawabannya adalah Sound yang ingin di tekuk nadanya. Atau sound yg ingin di buatkan legatonya.
Beberapa sound yg sebaiknya di dukung dgn pitch bend adalah:
1. Gitar
pada sound gitar, pitch naik atau turun di perbolehkan, krn masih wajar. Di permainan gitar yg asli, pitch naik di mainkan dengan menaikan senar yg di tekan, sedangkan pitch turun lebih sering di mainkan dengan tuas TREMOLO (besi yg biasa ada di dekat tangan kanan).
2. Saxophone
hati2 memainkan pitch bend pada sound Saxophone ini.
Logikanya, nada2 saxophone di mainkan dgn menekan tombol2 klep penutup lubang sax tsb. Dan bagi seorang pemain saxophe, untuk membuat legato, sangat susah, terlebih legato turun. Cara membuat legato di sax adalah dgn menekan klep secara perlahan sampai ke nada yg di tuju.
Umumnya legato pada sax lebih sering di mainkan legato naik di oktaf tinggi, yg seakan si pemain sax memaksakan nafasnya untuk mencapai nada tinggi tsb.
Jadi mainkan pitch bend naik untuk sound sax ini.
3. Violin
Violin adalah istrument tanpa fret (fretless). Fret adalah garis2/besi pembatas seperti pada papan tekan/gagang/finger board gitar.
Jadi di alat tanpa fret,
Anda bebas mau pitch bend ke atas ato bawah, krn memang pd istrument asli yg ga pake fret, jari pemainnya gampang berseluncur.
4. Suling
Kita serita tentang suling dangdut. Biasanya, pada ujung melodi, pemain suling akan menutup lobang suling. Nah pada bagian ujung inilah kita mainkan pitch bend TURUN. Hampir sama dengan cara memainkan pitch bend pada saxophone, harap hati2.
Apakah semua sound bs di pitch bend?
boleh2 aja. Tapi yg perlu di ingat, pitch bend dibuat untuk membantu kita mencontek teknik permainan di instrument lain, jangan sampai pitch bend malah bikin aneh. Misal, sound piano atau gamelan anda pake pitch bend,wkwkwk akan jadi aneh. Krn ga mungkin nada piano dan gamelan bisa ditekuk:-)
Kesimpulan
gunakan pitch bend di saat perlu aja. Perlu untuk mencontek tehnik dari instrument aslinya. Jangan sampai pitch bend jadi ‘racun’ membuat aneh permainan Anda yg udah bagus.
Sharing MP3 sample main Pitch bend :
SUREK UNDANGAN by BOBBY (uploaded by Roz)
BANSI MODERN by PUJA (uploaded by Ronz)
BLUES GUITAR by ANTONI PASARIBU
Semoga Bermanfaat





RSS - Posts