Skrg lg banyak di bicarakan tentang keyboard yg gosipnya akan launching tahun depan dgn fitur 256 not polyphonic.
Wow,angka 256 menjadi angka fantastis dan banyak yg kena gimmick produk ini:-)
tapi,apa kita butuh angka 256 ini ??
Sebelumnya, polyphonic pd keyboard adalah jumlah not yg bisa dibunyikan secara bersamaan.
Saya ambil contoh dgn Roland yg 64 note polyphonic:
asumsi semuanya dibunyikan bersamaan
struktur stylenya:
-6 accomp (semuanya blok chord C-E-G) = 6 x 3 not = 18
-bass (umumnya cm 1 not) = 1
-drum (2 kaki & 2 tangan) = 4
so,untuk style ini jumlah pholiphonic bersamaan TOTAL = 23 NOT
itu cuma stylenya. Trus kita tambahin dgn melodi layer 1 yg di gandeng dgn layer 2, lalu tambah lg bagian left tangan kiri, semuanya sama2 blok chord C-E-G = 3not x 3layer = 18 not
Total untuk style dan melodi (layer) = 23 NOT + 18 NOT = 41 NOT
dgn 41 not polyphonic aja udah cukup mengakomodir musik iringan dr keyboard.
Mungkin ada yg bilang, jumlah polyphonic yg banyak bs membuat soundnya lebih clean, jernih,dll.
Maaf,sepertinya kurang benar. Untuk karakter suara tsb, ukurannya lebih banyak di FREKUENSI dan tone generatornya, bukan jumlah not polyphone.
Jadi,jangan cepat terbawa arus dgn iming2 jumlah not polyphonic yg banyak. Menurut saya, 64 not pholyphonic aja udah cukup koq.
Kl 256 not polyphonic, wah saya ga tau, apa yg harus di isi agar 256 itu terpakai. Apa kita harus mengisi part 2 piano yg 88 tutsnya ditekan berbarengan ditambah 80 pemain orkestra yg memainkan not berbeda-beda secara bersamaan?
Semua pilihan kembali pada Anda.
Salam





RSS - Posts