SOLFEGIO

blog ini sudah dipindahkan ke : www.blog.solfegio.com

  • Antoni Pasaribu

    Click Here
  • Donasi Melalui Rekening :

    0164635773
  • Tuliskan alamat email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel terbaru lewat email Anda

    Bergabunglah dengan 177 pengikut lainnya

  • Klik

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
  • Facebook

  • Klik :

    www.solfegio.com
  • Negara Pengunjung :

    free counters
  • Solfegio Studio

METRONOME/TEMPO

Posted by Antoni Pasaribu pada 29 Oktober 2008


http://blog.solfegio.com/metronometempo

5 Tanggapan to “METRONOME/TEMPO”

  1. RoNz said

    Artikelnya sip banget..
    Sekedar tambahan nih..
    Untuk metronome/tempo sering digunakan satuan BPM (Beat Per Minute) yakni ketukan per menit.
    Nah.. Muncul pertanyaan nih bro.. Klo style jenis Rock Ballad biasanya digunakan ketukan 4/4, akan tetapi jika digunakan 3/4 juga bisa.. Ini gimana ya hitungan tempo sebenarnya dlm teori musik? Apakah ketukan 4/4 adalah yang paling tepat untuk style jenis ini?

    __________________
    BPM itu sama artinya dengan maksud penjelasan aku tersebut,bro.
    BPM kl diartikan ke bahasa Indonesia yang sederhana, ya jumlah ketukan permenit (60 detik) dengan catatan jarak antar ketukan konstan dan harus sama.

    Rock Ballad banyak sekali jenisnya,bro. mungkin maksudnya seperti beat lagu “Terlambat Sudah by panbers” bukan?
    Kalau iya, kurang lebih penjelasannya begini :
    4/4 artinya ada 4 buah not 1/4 dalam satu bar. not 1/4 sama nilainya dengan not 1 ketuk. begitu juga dengan 3/4 yaitu ada 3 buah not 1/4(1 ketuk) dalam 1 bar.

    Nah kalau pada beat yang kamu maksudkan itu seperti lagu “terlambat sudah” by panbers atau “Tenda Biru” by Desi Ratnasari, sebenarnya……. biramanya ada di 12/8 yaitu ada 12 not 1/8 (1/2 Ketuk) dalam satu bar.
    makanya ada kecenderungan membangun pattern tersebut di keyb dengan birama 4/4, mungkin karena keterbiasaan menggunakan tanda birama tersebut.
    sehingga pada saat membangun pattern dalam birama 4/4, untuk memenuhi ketentuan 12 not dalam 1 bar, kita menggunakan mode triol (angka 3 disamping nilai not pada saat mengisi step record atau quantize) sehingga pembagiannya merata menjadi 12 not per bar.
    Kurang lebih begitu,bro.
    idealnya ini di buat dalam artikel terpisah, karena penjelasannya bisa akan sangat panjang.

    Terima kasih udah membaca artikel ini,bro🙂
    Salam

  2. RoNz said

    Thanks buat pencerahannya, bro.. Beat yg aku mksd mmg beat yg demikian.. Soalnya saya kurang begitu paham detil2 jenis beat, saya cenderung berpatokan ke beat yg ada di KN.. hehehe.. Nah, perlu juga ada artikel yg membahas jenis2 musik spt itu bro, minimal daftar genre, kategori atau jenis2nya. Salam

    _____________________
    yah, beat di KN, penamaannya udah relatif baku koq,bro.
    untuk menuliskan tentang genre, kayanya rada rumit,bro. karna bisa luas banget.
    tapi nanti aku usahakan deh…
    Salam

  3. aeint said

    uah..
    uah..
    tHenkyu.
    (tp q gag taw pHa mKsd’q..sorry.
    hehe)

  4. aeint said

    apalagi quwh..
    gag midenk tama tetali..
    hahagz

  5. hehehehhehhe,,,
    tenkyu kembali aja deh😀

    Salam

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: