SOLFEGIO

blog ini sudah dipindahkan ke : www.blog.solfegio.com

  • Antoni Pasaribu

    Click Here
  • Donasi Melalui Rekening :

    0164635773
  • Tuliskan alamat email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel terbaru lewat email Anda

    Bergabunglah dengan 177 pengikut lainnya

  • Klik

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
  • Facebook

  • Klik :

    www.solfegio.com
  • Negara Pengunjung :

    free counters
  • Solfegio Studio

Gondang Konser

Posted by Antoni Pasaribu pada 16 Februari 2009


ERA BARU GONDANG BATAK

Artikel Kiriman dari :

Ranto Stephanus B (rantosb@beraucoal.co.id)

KOLEKSI LETJEND SAHALA RAJAGUKGUK(1991).

GONDANG : KOLEKSI LETJEND SAHALA RAJAGUKGUK(1991).

GONDANG : KOLEKSI LETJEND SAHALA RAJAGUKGUK(1991).

BERMULA DARI PERMINTAAN TOM GULTOM (ALM.) SELAKU PEMERHATI SERINDO DAN PANITIA KONSER GONDANG UNING2AN 1990 DI CONVENTION HALL, MENGHARAP AGAR PENAMPILAN INSTRUMEN GONDANG UNING2AN DIKEMBANGKAN. LALU TOGARMA DIPESAN UNTUK MENGAJUKAN DESAINNYA. TAPI AKHIRNYA BAPAK LETJEND SAHALA RAJAGUKGUK(ALM) YANG MEREALISASIKANNYA TAHUN 1991. LAHIRLAH TAMPILAN BARU SEPERTI PADA GAMBAR DI ATAS SEBAGAI GENERASI I

DAN MENJADI KOLEKSI PAK SAHALA.

PADA WAKTU ITU SUDAH TERCIPTA GARANTUNG KONSER AGAR BISA MENGIRINGI LAGU. YANG TADINYA HANYA 8 BUAH TRADISIONAL MENJADI 25 BUAH 2 OKTAF KROMATIK. BENTUKNYA SEPERTI GAMBAR DI BAWAH INI. KEMUDIAN DIMODIFIKASI LAGI SEPERTI GAMBAR DI ATAS AGAR LEBIH PRAKTIS DIBONGKAR PASANG UNTUK PENGEPAKAN DAN PEMINDAHAN ATAU PENYIMPANAN. SETAHUN SESUDAH ITU TERCIPTA LAGI SULIM SEGALA NADA AGAR BISA MENGIRINGI SEGALA JENIS LAGU.

GARANTUNG KONSER GENERASI I

GARANTUNG KONSER GENERASI I

ATAS PRAKARSA PAK SAHALA BERKUMPULLAH DI RUMAH BELIAU PENGURUS YPU (YAYASAN PENGEMBANGAN UNING2AN) BERSAMA DENGAN PARA TOKOH PEMERHATI BUDAYA BATAK. MAEOSTRO MUSIK NORTIR SIMANUNGKALIT SEBAGAI KEPERCAYAAN ISTANA MENGHARAP ADANYA DUKUNGAN DANA AGAR GONDANG KONSER TAMPIL MENYAMBUT TAMU2 NEGARA MENYAMBUT HARI PROKLAMASI RI TGL 17 AGUSTUS 1997 DI ISTANA MERDEKA. TOGARMA DITUNJUK SEBAGAI MANAJER PERTUNJUKAN.

KONSER GONDANG MENYAMBUT TAMU ISTANA MERDEKA DALAM RANGKA HUT RI 17-8-1997.

KONSER GONDANG MENYAMBUT TAMU ISTANA MERDEKA DALAM RANGKA HUT RI 17-8-1997.

PADA WAKTU ITU MAYJEN HAPOSAN SILALAHI DAN PAK TAGOR LUMBANRAJA DI SAMPING SEBAGAI DONATOR MENGUSULKAN AGAR DIADAKAN PENGUMPULAN MODAL SAMBIL KONSER HANYA UNTUK 40 ORANG SAJA. LALU MODAL TERSEBUT DIGUNAKAN UNTUK ACARA2 SELANJUTNYA TANPA HARUS MENGUMPUL DANA LAGI.

KEMUDIAN TOGARMA DITUGASI LAGI OLEH PAK NORTIR UNTUK MENCIPTAKAN OGUNG KONSER YANG DISPONSORI OLEH PAK SAHALA. TAPI KARENA BELUM MENEMUKAN SOLUSI, EKSPERIMEN TERHENTI. TERMASUK KARENA BELUM BERANI MEMINTA DANA RISET. PAK SAHALA BERHARAP JIKA TAMPILAN GONDANG KONSER DIKENAL, MAKA TOKOH2 BATAK PUN TERTARIK UNTUK MENGOLEKSI. DAN DENGAN SENDIRINYA AKAN MEMBANTU SENIMAN GONDANG MENGANGKATNYA SEJAJAR DENGAN MUSIK ETNIK LAINNYA DI INDONESIA. SEDANGKAN TOGARMA BERHARAP AKAN TAMPIL JUGA DI GEREJA2 DIMULAI DARI YANG BERBASIS BATAK . KELAK AKAN TAMPIL KONSER BESAR KUMPULAN DARI BEBERAPA JEMAAT YANG SUDAH MEMILIKI GONDANG KONSER. BILA PERLU DIMULAI DARI LOMBA ANTAR JEMAAT.

KONSER BUDAYA BATAK 11 JANUARI 2002 DI INDOSIAR.

KONSER BUDAYA BATAK 11 JANUARI 2002 DI INDOSIAR.

PADA TGL 11 JANUARI 2002 TOGARMA DIMINTA OLEH INDOSIAR UNTUK SETTING DEKOR DAN MENAMPILKAN KONSER BUDAYA BATAK 1 JAM MENYAMBUT ULTAH KE 7 INDOSIAR. LA ODE SELAKU PRODUSER MEMINTA SKENARIONYA DENGAN HARAPAN FUL MUSIK ETNIK. TAPI UNTUK BEBERAPA LAGU HARUS DIBANTU PIANO KARENA OGUNG KONSER MODEL DIATONIK BELUM TERCIPTA.

ATAS TANTANGAN LAODE PRODUSER INDOSIAR, TOGARMA MEMBERANIKAN DIRI BEREKSPERIMEN UNTUK MENCIPTAKAN OGUNG KONSER YANG DAPAT MENGIRINGI SEGALA LAGU. TENTU DENGAN BIAYA YANG TIDAK SEDIKIT KARENA HARUS BOLAK BALIK MEMPERBAIKI KARENA KEGAGALAN2 DARI BERBAGAI SUDUT SEPERTI BUNYI, BENTUK, KEPRAKTISAN MEMAINKAN, DSB. SETAHUN KEMUDIAN TEPATNYA TGL 3 MARET 2003 TERCIPTALAH OGUNG MODERN DARI 4 BUAH TRADISIONAL MENJADI 12 BUAH. MENYUSUL TAHUN BERIKUTNYA TGL 21 OKTOBER 2004 TERCIPTALAH TAGANING MODERN DARI 7 BUAH TRADISIONAL MENJADI 15 BUAH. TAHUN BERIKUTNYA TGL 28 SEPTEMBER 2005 TERCIPTALAH HASAPI MODERN DARI 2 SENAR MENJADI 4 SENAR PAKAI DRIP TERINSPIRASI DARI KRONCONG BATAK AGAR BISA MEMAINKAN LAGU2 SEGALA NADA DASAR. SEDANGKAN SULIM PADA SAAT YANG SAMA TERCIPTA DARI BAHAN PARALON AGAR DAPAT DIPRODUKSI SECARA MASAL. KARENA DARI BAHAN BAMBU TIDAK TERJAMIN SELALU BISA DIPEROLEH UKURAN YANG DIHARAPKAN.

UNTUK SEMENTARA SARUNE BELUM DIEKSPERIMEN AGAR LEBIH MODERN. WALAPUN DEMIKIAN KETIKA PANITIA BONAPASOGIT MEMINTA TOGARMA BERGABUNG DENGAN BAND, PIANO, SAXOFON, DAN PADUAN SUARA PADA ACARA PASKAH 23 APRIL 2006 DI ISTORA SENAYAN SUDAH SIAP KARENA FUNGSI SARUNE DAPAT DIAMBIL ALIH OLEH SAXOFON WALAU BELUM TERLIHAT IRAMA BATAKNYA ALIAS GONSI-GONSI MENUNGGU TERCIPTANYA SARUNE MODERN. BEGITUPUN KEHADIRAN GONDANG TERSEBUT TELAH MENCELIKKAN MATA PARA ROHANIWAN BATAK BAHWA GONDANG TERSEBUT BENAR2 MEMBANGKITKAN SEMANGAT BATAK BERMUSIK RIA TERUTAMA DALAM ACARA KEBAKTIAN. GONDANG SEBAGAI JIWA BATAK TAMPIL MENYENTUH KALBU TERDALAM DALAM MENYAMPAIKAN PUJI2ANNYA SEPERTI TERLIHAT DALAM GAMBAR DI BAWAH INI.

GONDANG KONSER DI ISTORA SENAYAN, 23 APRIL 2006

GONDANG KONSER DI ISTORA SENAYAN, 23 APRIL 2006


JADI PAKET GONDANG KONSER UNTUK SEMENTARA TERDIRI DARI:

1 SET TAGANING 16 BUAH

1 SET OGUNG 12 BUAH

2 SET GARANTUNG 26 BUAH/NADA

4 BUAH HASAPI 4 SENAR

4 SET SULIM MASING2 15 NADA

DAPAT DISELESAIKAN LK 6 BULAN TERMASUK MELATIH PEMAIN PEMULA. DAN LANGSUNG DEMO WAKTU PENYERAHAN.

JAKARTA, JULI 2006, TOGARMA NAIBAHO.

021.9206220- 0812.999.22.07 061.4575815

25 Tanggapan to “Gondang Konser”

  1. TERIMA KASIH UNTUK BANG RANTO.
    Artikelnya…..MANTAPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPP….!!!
    ngiler aku liat foto2nya😀

    makasih ya,bang

  2. Bagi Anda semua ingin mengirimkan artikel untuk di lampirkan di blog ini, silahkan kirimkan berupa file Microsoft Word ke email :

    antonipasaribu@gmail.com

    Terima Kasih

  3. Ckckck….Wah hebat ya Ton…!
    Tadinya nanguda pikir kamu yang mau bikin konser gondang di Jkt…:D

  4. to nanguda Pardede

    walahhhh, kl benaran aku yg konser, ya ga ku kasi tau sama nanguda:-D ntar aku jd gratisan, ga dapat ongkos pulang ke Kerinci. Lagian ilmu musikku msh kelas musik odong2. Ga mungkin konser:-D

    Biasanya aku lumayan lama nyortir artikel kiriman, nah kl yg ini, ga sampe 1 menit langsung ku publish,nanguda. Krn memang bagus dan inspiratif, terlebih buat aku.
    Aku penasaran sama foto yg terakhir tu, taganingnya disusun bertingkat, bukan memanjang. Penasaran mau liat cara mainnya.
    Mudah2an bang Ranto ada video dokumentasinya, biar ga menghayal terus aku dibuat foto2 ini:-D
    apalagi tuh, yg konser di istana negara, hasapinya banyak…., bunyinya di arr ky gmn yah? Hmmm…. Nga rittik au mamikiri on, nanguda:-) lului ma jo calon parumaen nanguda i, dang sempat au mangalului ala mamikiri uning2an on:-D

    mauliate nanguda, udah langsung kilat, dan komen disini. Yg lain malah baca aja, dan langsung sms/telp/email. Banyak yg penasaran ky aku:-)

    horas
    HIDUP MUSIK INDONESIA

  5. ranto said

    horas lae…
    semoga bermanfaat bagi semua orang. Kalau ada yang tertarik bisa langsung menghubungi tulang itu untuk berdiskusi atau kalau ada yang berniat untuk mengajak tulang itu konser.
    O ya lae Toni, aku kasih informasi buat rekan2 yang di Jakarta kalau mau lihat tulang itu beserta teamnya konser bisa datang :
    tempat : Balai Sudirman
    waktu : 26 Maret 2009
    acara : Senandung Rindu Bona Pasogit
    Host : Yayasan Loper Indonesia (agen koran dan wartawan)
    Untuk informasi detail bisa langsung tanyakan ke nomor hape tulang itu.

    horas,

    //ranto

  6. norma said

    cie..cie…cie…

    So Creative….so excited..so confusing..

    hhmm…jadi pengen lihat konsernya jg To..

    tp gmn caranya ya?

    hhhmmm….

  7. ranto said

    to ito norma:
    Coba ito kontak saja ke nomor telepon/hp ini:
    TOGARMA NAIBAHO.
    021.9206220
    0812.999.22.07
    061.4575815

    Kalau aku skarang posisi di Kalimantan,hanya komunikasi lewat telepon aja dengan tulang itu..
    Jadi lebih enak ito langsung kontak bagaimana cara menghadiri konsernya.

    //ranto

  8. to bang Ranto
    siap2,bang. Mungkin makin banyak yg mau datang nih:-)
    aku aja semalam sampe konek ke komputer, balas2 sms yg masuk. Banyak yg pada penasaran ni.
    Nanti ku “ping” artikel ini ke blog,milis, web, grup Batak yg lain. Biar rame:-D

    Ditunggu VCDnya ya,bang:-D

    to itoku Norma
    cie…langsung mau nonton tuh…:-D harus nonton ya,to. Nanti ceritain pengalaman nontonnya disini,yah:-)

    HORAS JALA GABE

  9. norma said

    HHmmmm…

    Mudah-mudahan Norma bisa nonton, soalnya lom pernah lihat langsung.😛

    Paling lihat di Indosiar kadang2 di TVRI, itupun sebentar doank..jadi ga puas lah..🙂

    Norma mo telp no diatas achh…..
    Mau ikut ga…???

    Beta-beta..bissan di Jakarta dope au..

    Molo dang di Jakarta be, dang adong be namanogihon Ito..

    hehehhe..narsis..

    Keep working and berkarya ya Ito q..

    GBU

  10. Dame Hutapea said

    Bang,HIDUP GONDANG kita lah yo,klo ud dgr it bangga bgt rasany,badariang’lah… Dsini ssh dgrin yg live’ny klo g d’pesta2,hwehehe…dsana pzti srg d’perdengungkan yo?kangen ma pulau sumatra jd’nya…tq

  11. to ito Norma
    he..he..he..Di boto ho do dalan tu gedung Sudirman, ito? Hehehe..

    to ito Hutapea
    nyasar kesini jg,to? Hehehe…Kebalik, to. Justru kami di Kerinci ini, yg jaraaaaaaannnnnggggg sekali dengar musik Batak. Paling2 tunggu ada yg mau merid. Itupun keseringan, aku yg main, jadinya blm bs jd penikmat:-)
    videonya ada di artikel SULIM DAN KEYBOARD

    Hidup Musik Batak
    Hidup Musik Indonesia

  12. Jannes sianturi said

    Puji Tuhan,akhirNya saya bangga Menjadi orang Batak yg kaya akan unsur2 kesenian nya..

    Sukses bgt buat artikeLnya..

    anes

  13. Jannes sianturi said

    Puji Tuhan,saya bangga Menjadi orang Batak yg kaya akan unsur2 kesenian nya..

    Sukses bgt buat artikeLnya..

    anes

  14. “PASKAH 23 APRIL 2006 DI ISTOTA SENAYAN”???

    ISTOTA SENAYAN di mana ya? Saya taunya ISTORA SENAYAN… ckckck😛

  15. ranto said

    to Bang Andry:
    Maksudnya juga istora senayan bang andry.
    Mungkin salah ngetik karena r dengan t di keyboard berdekatan.

    //ranto

  16. ranto said

    to Bang Andry:
    Maksudnya juga istora senayan bang andry.
    Mungkin salah ngetik karena r dengan t di keyboard berdekatan.

    //ranto

  17. Mr Bin said

    Molo boi nian di down load musik gondang batak i di blog on ate….

  18. Ada koq, bang.
    cek aja di artikel STYLE GONDANG

    Mauliate

    HORAS

  19. udah di update, bro

  20. Aku masih rada bingung dgn pembaharuan gondang ini. Selama ini aku bangga dan salut sekali dgn kehebatan 5 taganing, 1 gordang (benar ya?) dan 4 ogung dalam interaksi iringan lagu2. Bayangkan hanya 5 nada (tentunya plus berbagai harmonisa nada yg ditimbulkan tergantung dari cara memukul dan sisi yg dipukul dari setiap taganing) dan 4 timbre metal yg dimainkan secara ritmis…bisa menimbulkan nada nada magis (bagi saya)dalam mengiringi satu nyanyian. Sy sampai mengimpikan bgmn caranya utk bisa belajar taganing dari para empu taganing, dalam mengeksplorasi begitu banyaknya kemungkinan varian dan interval antar nada yg dimainkan dalam satu lagu, tapi bisa di imbangi oleh 5 taganing tersebut.
    Mungkin kalau ada waktu yg agak longgar, saya ingin menghubungi DR.Ben Pasaribu, utk ikut diskusi/berkomentar ttg hal ini, di forum ini. Beliau ini khan memperoleh gelar Doktor Etnomusikology dr USA dgn bekal taganing dan uning2an.
    Benar-benar jadi sesuatu yg jadi bahan pemikiran, apakah teknik bermain gondang akan berubah (dari 5 menjadi 16?) dan ritmys yg dibawakan ogung akan berubah seperti Steel drumnya samba? (12 full note melodic juga)
    Akankah sy akan tetap bisa memperoleh soul magis yg selama ini saya rasakan? Ahhhhh….. ada gak jual CD/cassetnya ya… secara aku sudah di Medan, gak bisa lagi ke Bale Sudirman…

  21. to amangboru Marpaung

    emang langsung beda kl pakar yg ngasi pendapat, analisanya detil:-)

    aku jg jd banyak mikir (penasaran) krn sharing artikel dr bang Ranto ini,amangboru.
    Semuanya di stem modern, mungkin emang itu tujuannya (menurut ‘kronologis’ yg ditulis diatas).

    Aku jg sependapat soal keunikan yg amangboru maksud itu. Orang awam seperti aku, susah menggambarkan secara tepat, lain sisi, krn aku jg blm lama mengenal gondang.

    Awal aku mendengar gondang, waktu berumur sekitar 7 tahun, dulu ada grup gondang yg di undang ke Kerinci. saat itu aku hanya penasaran liat cara mainnya. Unik. Apalagi liat ada ogung yg digantung di leher:-D
    saat itu cuma sehari aja acaranya. Setelah itu, waktu berumur sekitar 15 tahun, ada acara di kampung. Krn saat itu udah mulai belajar musik, penasaranku agak tinggi dr sebelumnya:-D khususnya liat pemain sarune yg ga berhenti main seharian…! Liat pipinya itu yg lucu…hehehehe…….. Dan beruntung, waktu itu di kasi ijin & di ajarin dikit cara ngembus sarune sama amang parsarunenya:-D lanjut sama instrument lain, mereka mau ngajarin/memperkenalkan instrument2 kebanggaan itu.

    Dan praktis, sampai umur 25thn ini, cuma 2 kali itu aku benar2 mendengar gondang secara live.
    Bapakku di rumah jg udah banyak ngajarin jenis2 gondang, walaupun hanya lewat media keyboard. Setidaknya msh tau gmn bunyi kasarnya:-)
    dan sampai saat ini, aku msh penasaran pengen belajar musik gondang, terlebih setelah baca2 blog amang Monang Naipospos http://tanobatak.wordpress.com

    dulu aku sempat kuliah di STSI (Sekolah Tinggi Seni Indonesia), dan mulai aku masuk, ada2 aja pertanyaan dr dosen2 disana :
    “kamu saudaranya pak Ben Pasaribu ya?” (hehehehe, kecipratan tenar nama besar bapatua/opung itu:-D)
    pasti aku jawab “iya, pak. Tapi saya blm pernah ketemu beliau”…

    Aku udah banyak dengar cerita seputar karya2 besar beliau. Dan sayang sekali aku blm pernah ketemu, supaya bs minta ilmu & minta jajan…hehehehe….
    Beberapa kali ada jg yg ngemail aku, nanyain nomor contact/email bapatua/opung itu:-D mungkin kebetulan aja, aku tau musik tingkat anak2, dan marga Pasaribu jg, jd ada yg ngirain aku tau banyak tentang beliau:-)

    terakhir, karya beliau yg aku tonton, ada di TVRI, blm sampai setahun yg lewat. Acaranya malam2 dan ada uning2annya. Cerita ringan seputar lapo:-)
    aku dan bapak di rumah, paling rajin nonton acara ini. Setiap akhir acara, terpampanglah nama dgn marga Pasaribu yg bikin kami ikutan bangga:-)

    msh berantakan lapo-ku ini,amangboru. Ku sapu dulu sebelum bapatua/opung itu datang kesini:-)

    mauliate

    (prediksiku, kalo seorang Doktor/maestro mampir kesini, bakal di ikuti pakar2 lain. Dan akan ada info, diskusi dan pelajaran berharga buat banyak orang).

    Saatnya menyapu blog ini, jgn sampai ada debu2:-)
    tu hamu akka parhobas, pa rade hamu inganan:-)

  22. ranto said

    horas amangboru Marpaung..
    Kasih komentar sedikitlah…
    Jujur saja aku ndak terlalu tau mengenai permusikan apalagi musik batak (hanya jadi pendengar saja). Tapi waktu belajar di SMP dulu pernah dikasih tau kalau musik batak itu Pentatonis (cek dulu lek ton apa awak salah heheheheheee..)
    Tapi setelah aku merantau ke bandung dan sering maen ke rumah tulang aku jadi banyak diskusi mengenai alat musik batak dengan tulang itu sampai suatu waktu aku diajakin bantuin tulang untuk tampil dibeberapa acara..
    Kalau memang amangboru pengen tau bagaimana hasil musik batak modern ini, amangboru bisa mencari VCD Natal Bonapasogit di Senayan tahun 2006 kemaren.
    Aku sebenarnya ada janji sama lae Toni untuk mengirimkan VCD tersebut, tapi lagi kucari2 belum ketemu juga. Maksudku biar gak penasaran. Nanti gak bisa tidur lek Toninya jadinya heheheheheeee…

    horas..

    //ranto – nun jauh di utara kalimantan

  23. ranto said

    sori bukan natal bonapasogit tapi paskah bonapasogit

  24. Kita tunggu nih VCDnya ya,bang😀

  25. […] pengisi acaranya adalah Sanggar Gorga, yang pernah beliau kirimkan juga artikelnya (klik artikel : GONDANG KONSER ) Undangan ini di fordward dari milist Gen-B […]

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: