SOLFEGIO

blog ini sudah dipindahkan ke : www.blog.solfegio.com

  • Antoni Pasaribu

    Click Here
  • Donasi Melalui Rekening :

    0164635773
  • Tuliskan alamat email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel terbaru lewat email Anda

    Bergabunglah dengan 177 pengikut lainnya

  • Klik

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
  • Facebook

  • Klik :

    www.solfegio.com
  • Negara Pengunjung :

    free counters
  • Solfegio Studio

Serupa Tapi Tak Sama

Posted by Antoni Pasaribu pada 7 Maret 2009


Kita masih bahas tentang keyboard.

Secara umum ada 2 jenis keyboard :

1. Keyboard Arranger

2. Synthesizer

Untuk membedakan kedua tipe ini, gampang, Anda tinggal lihat tombol- tombol di panelnya, kalo ada tombol Fill in, Variasi, Main, Intro, Ending, itu berarti Keyboard Arranger. Kalo ga ada, ya kemungkinan besar masuk kategori Synthesizer.

Keyboard Arranger lebih di tujukan sebagai keyboard untuk iringan tunggal. Tanpa perlu peralatan lain untuk menjalankan dan mengontrol beberapa part/track secara simultan.

Track yg di control disini telah di aplikasikan ke bentuk STYLE. Sehingga Track di dalam style tersebut bisa fleksibel di control secara realtime dan di fungsikan sebagai musik iringan tunggal.

Sedangkan Synthesizer lebih menonjolkan fitur SOUND, ga ada Style-nya:-)

Di synthesizer, parameter-parameter untuk membuat atau mengubah sound, sangat-sangat detil di banding keyboard arranger.

Beberapa tipe Keyboard Arranger (Interctive Keyboard) :

Roland E-50, E-60, E-80, G-800, G-1000, E-86, E-96, Korg PA, Korg i-series, Korg iS-Series, Technics sx-KN, Casio CTK, Casio WK, Yamaha PSR, Yamaha DGX, dll.

Beberapa tipe Synthesizer :

Roland Fantom, Roland XP, Korg Triton, Korg N, Kurzweill, Nord Lead, dll.

Jadi, dia sama-sama punya tuts, tapi fungsi dan aplikasi fiturnya sangat berbeda.

Kalo Interctive keyboard lebih cocok untuk organ tunggal, sedangkan Synthesizer lebih pas kalo di pake di Band.

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: