SOLFEGIO

blog ini sudah dipindahkan ke : www.blog.solfegio.com

  • Antoni Pasaribu

    Click Here
  • Donasi Melalui Rekening :

    0164635773
  • Tuliskan alamat email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel terbaru lewat email Anda

    Bergabunglah dengan 177 pengikut lainnya

  • Klik

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
  • Facebook

  • Klik :

    www.solfegio.com
  • Negara Pengunjung :

    free counters
  • Solfegio Studio

Session Maker

Posted by Antoni Pasaribu pada 27 November 2009


Seperti yang sebelumnya saya bahas, kali ini saya akan memenuhi janji saya. Apa itu Genre?
Genre adalah sebuah bangunan pokok yang mana memiliki unsur-unsur yang saling mendukung dan memilki dasar-dasar yang saling berhubungan. Disini saya bukan menjelaskan awal dari genre itu sebagai urutan, akan tetapi saya hanya menjelaskan uruan genre yang biasa saya gunakan di club, cafe,pub, etc, kecuali kawinan(tidak boleh), karena bisa pada pulang tuh tamu-tamu. hehehehe.
sebagai contoh:
pop-reggae-soul-rnb-hiphop-dance-rock

Didalam hal ini sangat dianjurkan bagi anda yang memiliki band untuk memilih sesion maker, dimana nanti tugasnya membuat song list berisikan beberapa lagu sesuai genre music di atas.
akan tetapi untuk hal ini sangat lah dianjurkan untuk berfikir smart, dan jangan berpaku pada ego pribadi. Sebagai contoh seorang sesion maker tidak dianjurkan untuk hanya membawakan lagu2 atau genre yang sesuai dengan music kesukaannya, dengan alasan bahwa kepuasan orang lain adalah kepuasan kita.
Didalam tahap inilah banyak sebagian session maker yang belum mampu memilah mana kepentingan bersama dan pribadi.
Ada beberapa cara dalam penyusunan list lagu. hal-hal tersebut adalah :

  1. Perhatikan tempat (cafe,pub, club atau lounge)
  2. Durasi
  3. Karakteristik audience
  4. Staf (cafe, pub, club atau lounge)
  5. Event
  6. Request
  7. Style costume audience
  8. Jenis minuman yang di minum

Apabila kita menempatkan 8 hal tersebut dengan benar maka bisa dipastikan 80% crowd akan didapat, begitu juga sebaliknya, dikarena 1 sama yang lainnya saling berhubungan.
Seperti yang saya biasa utarakan tanpa basa basi lagi, kita masuk ketahapan selanjutnya.

Perhatikan tempat
Mengapa saya mengatakan Perhatikan tempat, dikarenakan apabila kita memasuki suatu tempat, kita dapat melihat kelas dari tempat tersebut, jadi bisa jelas apa yang diinginkan dari tempat tersebut, walaupun jatuh-jatuhnya adalah cost income. akan tetapi paling tidaknya kita bisa menunjukkan bahwa band yang kita usung ini adalah band yang berkelas serta mampu dalam kondisi apapun(untuk jenis lagu). sehingga tempat tersebut tetap memiliki kelas serta nama yang baik di kalangan audience. sebagai contoh : suatu band mendapatkan tempat dimana pada saat masuk kita dapat melihat jejeran rack minuman wine tersusun rapi dengan aroma therapy yang menenangkan, apakah di tempat itu anda akan membawakan lagu dangdut????, jawabannya adalah tentu tidak, karna alangkah baiknya anda membawakan lagu2 jenis 80’s, jazz, top 40 (harus di pilah) yang memiliki kualitas music yang baik. dikarenakan audience yang masuk bukanlah dari kalangan menengah kebawah melainkan kalangan dari menengah ke atas. dan begitu juga sebaliknya, hanya saja kalau suatu band yang main di tenpat yang memiliki kelas bawah, anda tidak memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kelas band anda, karena bagi mereka semua itu adalah cost income. jadi kualitas tidak begitu di utamakan. mengapa saya bilang begitu????. jawabannya adalah 1 pelaku bisnis hanya mau mendapatkan keuntungan dari apa yang mereka jual, sedangkan band hanya sebagai hiburan dan bukan aset perusahaan mereka. itulah yang dinginkan tempat kelas bawah. dalam kata kasarnya adalah, flooring dan daging.

Durasi

DUrasi adalah jumlah waktu per sesion, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bermain, dengan itu kita akan tau berapa lagu yang kita butuhkan, susunlah lagu sesuai genre yang saya tulis diatas, dan apabila audience belum menunjukkan crowd yang bagus ulang lagi, dengan catatan kasih mereka point dengan lagu yang terdapat dari kertas request. disini front liners sangat di butuhkan kerjasamanya untuk membangun spirit audience, dengan berbagai cara.

Karakteristik audience
Seperti pepatah bilang lain lubang lain ikannya, disini juga berlaku dalam mengkonsumsi song list, pengenalan karakteristik audience tidaklah mudah dan tidak lah gampang, dengan catatan kita seharusnya belajar mengenal audience dengan eyes contack dan flooring dimana setiap flooring tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi hal-hal yang dapat merusak performance di saat stage action, mengapa saya bisa katakan begitu, dalam beberapa tahun yang saya suvey, saya bisa melihat 90% audience yang mengenal entertainer maka dia akan menyuguhkan orderan apa yang kita mau?, dengan hal ini kita dapat menanyakan apa yang dia mau, dan bagaimana tanggapan mereka, serta kita dapat melihat karakteristik mereka.

Staf
Disini staf juga harus dijaga kerjasamanya, karena dengan merekalah kita dapat mengetahui siapa reguler guest yang harus dijaga, dan dengan merekalah kita bisa membangun crowd tempat kita bekerja. jangan pernah malu untuk mendekatkan diri, dan jangan pernah malu untuk selalu bertanya apa kekurangan kita, dana apa masukan dari audience untuk kita, dari mulai lagu, cara penyuguhannya, serta stage action kita.

Event

coba perhatikan jenis event yang ada, cobalah bertanya pada pihak management konsep dari event tersebut, dan berapa lama durasi yang di butuhkan serta rundown. karena hal ini juga berpengaruh dalam penyusunan lagu serta pembacaan crowd audience.
Jangan memainkan lagu yang tidak dikenal pada saat starting performance, karena hal tersebut sangatlah berpengaruh dalam mendapatkan crowd audience, terutama anda show performance disaat artist selesai.

Request
Setiap request yg di berikan audience, cobalah selalu di kumpl kan lihat dan pelajari kearah mana request tersebut, baik genre maupun keluaran lagu tersebut (new entry) atau tidak.
dengan hal terbesebut kita sangatlah terbantu, karena kita bisa tau apa mau audience, dan jangan lupa selalu mencatat atau m,engingat lagu-lagu kesukaan audian, dikarena apabila kita tidak bisa mendapatkan crow yang bagus, kita bisa mengeluarkan lagu tersebut sebagai senjata andalan kita.

Style Costume audience
Alangkah baiknya kita juga harus meliahat style audience, mengapa????. karena hal hal terbut bisa membantu dalam pengenalan selera music mereka. intinya lihat dan posisikan diri kita sebagai audience, ada beberapa alasan mengapa hal ini perlu, diantaranya adalah kita dapat tau style audience yang menggunakan kemeja dan kaos oblong memiliki selera yang berbeda, para audience menggunakan kemeja biasanya lebih menyukai music yang easy listening dari pada jenis music yang dark beat. sebaliknya para audience yang menggunakan kaos oblong biasanya mereka menyukai segala jenis lagu, karena hal yang mereka buthkan hanyalah suasana party.
Akan tetapi hal tersebut bisa saja tidak menjadikan faktor utama, hanya saja pendorong untuk memilah lagu2 apa yang bisa kita mainkan.

Jenis minuman yang di minum
Coba anda liat jenis minuman apa yang sedang di minum audience, jangan anda bermain music Rnb atau dance di saat-saat mereka sedang mengkonsumsi wine, karena sudah jelas bisa dikatakan, orang yang sedang minum wine adalh pebisnis, dan mereka butuh kenyamanan.

Demikian hasil pemikiran saya semata, semoga bisa membantu anda, karena hal ini saya lakukan hanya untuk berbagi apa yang bisa saya berikan. dan saya sangat mengharapkan masukan dari anda. semoga masukan anda bisa bermanfaat bagi saya. 

 

By :

FERRY SIREGAR

http://kingkeyboardis.blogspot.com/

————————————————————

SILAHKAN BERGABUNG DI

http://www.solfegio.com

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: